Pembeli Wajib Tahu, 5 Perbedaan Gula Kelapa Organik dengan Gula Aren

Gula Kelapa Organik

Gula kelapa organik dan gula aren merupakan dua pemanis alami yang cukup populer sebagai pengganti dari gula tebu yang biasa dikonsumsi masyarakat. Keduanya dianggap lebih baik dampaknya terhadap kesehatan daripada gula putih tersebut. Walaupun begitu, penggunaan dari kedua gula tersebut berbeda.

Masih banyak orang yang menganggap bahwa gula kelapa organik dan gula aren merupakan produk yang sama. Tidak jarang pembeli keliru dalam memilih keduanya, termasuk anda mungkin salah satunya. Untuk itu, wajib hukumnya untuk mengetahui perbedaan antara kedua jenis gula tersebut. Simak sampai akhir artikel agar anda tidak keliru lagi.  

Sumbernya

Gula kelapa organik dan gula aren pada dasarnya diambil dari dua jenis pohon yang berbeda. Gula kelapa organik atau coconut sugar berasal dari nektar yang dihasilkan oleh bunga yang ada di pohon kelapa. Untuk gula aren sendiri dibuat dengan mengambil nira dari pohon aren.

Kedua tumbuhan ini memang secara sekilas terlihat mirip. Pohon aren secara bentuk pohon dan daunnya hampir menyerupai pohon kelapa. Perbedaan paling mencolok antara keduanya terlihat dari batangnya. Pohon kelapa cenderung memiliki batang yang bersih dikarenakan pelepah yang mudah lepas, sedangkan pohon aren sebaliknya. 

Warna Fisiknya

Warna dari gula kelapa organik dan gula aren memang hampir serupa. Kedua produk tersebut sama-sama memiliki warna coklat. Hal inilah yang sering membuat orang terkecoh untuk memilih diantara keduanya.

Walaupun memiliki warna yang hampir sama, gula kelapa organik dan gula aren masih dapat dibedakan. Gula kelapa organik cenderung terlihat lebih cerah. Sebaliknya, gula aren memiliki warna coklat yang gelap.

Komposisi Di Dalamnya

Perbedaan lainnya antara gula kelapa organik dan gula aren ada pada komposisi di dalamnya. Gula kelapa organik hanya menggunakan nektar dari bunga pohon kelapa sebagai bahan dasarnya. Tidak ada tambahan lain untuk memunculkan rasa manis yang dihasilkannya. Untuk itu, beberapa zat baik dan nutrisi dari sumber aslinya masih tetap dapat dipertahankan.

Berbeda dengan gula kelapa organik, gula aren seringkali dalam pembuatannya dicampur dengan gula pasir yang biasa orang gunakan. Ini dikarenakan gula aren murni cukup sulit untuk ditemukan. Hal tersebut juga mempengaruhi nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Aroma Dan Rasanya

Dengan sumber dan komposisi yang berbeda, maka aroma dan rasa yang dihasilkan juga tidak akan sama. Gula aren memang menawarkan aroma yang lebih harum dibandingkan dengan gula kelapa organik pada umumnya. Namun, gula kelapa organik memiliki rasa dan aroma karamel dan butterscotch yang lembut. 

Glycemic Index

Jika anda merupakan penderita diabetes atau sedang memilih pilihan yang sehat, glycemic index merupakan hal yang perlu diperhatikan. Glycemic index atau GI merupakan pengukuran terhadap makanan yang berkarbohidrat untuk mengevaluasi dampaknya terhadap kadar gula darah di tubuh. Semakin tinggi angka GI suatu makanan semakin buruk pula dampaknya kepada kesehatan.

Gula kelapa organik dan gula aren sama-sama memiliki angka glycemic index yang rendah dibandingkan dengan gula putih biasa. Namun, gula kelapa organik masih lebih rendah yaitu 35 GI, sedangkan gula aren ada pada 43 GI. Angka tersebut bahkan mendekati manis alami dari buah-buahan. 

Itulah tadi beberapa perbedaan antara gula kelapa organik dengan gula aren. Semoga kelima hal di atas bisa menjadi bahan pertimbangan untuk memilih di antara keduanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Recent Posts
Follow our social media
Subsribe weekly news